Review Film Pasutri Gaje, Lika-liku Rumah Tangga Pasangan Muda
Film Pasutri Gaje merupakan adaptasi dari webtoon populer karya Anissa Nisfihani yang mengisahkan lika-liku kehidupan rumah tangga pasangan muda. Mengusung tema romantis-komedi, film ini menghadirkan cerita yang relatable bagi banyak pasangan suami-istri, terutama yang baru memulai perjalanan pernikahan.
Disutradarai oleh Fajar Bustomi, yang sebelumnya sukses dengan adaptasi layar lebar Dilan 1990, film ini hadir dengan sentuhan visual menarik, editing kreatif, dan komedi khas yang membuatnya semakin hidup. Falcon Pictures, sebagai rumah produksi, berhasil menerjemahkan nuansa fun, drama, dan konflik khas pasangan muda dari versi webtoon ke layar lebar.
Lantas, apakah film ini berhasil memenuhi ekspektasi pembaca setia webtoon-nya sekaligus menarik perhatian penonton baru? Mari kita ulas lebih dalam.

Review Film Pasutri Gaje, Lika-liku Rumah Tangga Pasangan Muda
Kisah Pasutri Gaje berfokus pada kehidupan rumah tangga Adimas (Reza Rahadian) dan Adelia (Bunga Citra Lestari) yang baru saja menikah. Setelah melewati berbagai drama percintaan dan akhirnya mendapatkan restu dari Idris (Indro Warkop), mereka pun memulai hidup baru sebagai suami-istri.
Namun, kehidupan setelah menikah ternyata tak seindah yang mereka bayangkan. Berbagai masalah mulai muncul, mulai dari urusan keuangan, tekanan memiliki anak, hingga tanggung jawab rumah tangga.
1. Rumah Baru, Masalah Baru
Adimas dan Adelia memutuskan untuk membeli hunian kecil sendiri, agar bisa hidup mandiri tanpa membebani keluarga. Namun, untuk mendapatkan rumah impian mereka, pasangan ini harus mengambil Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Keputusan ini pun membawa konsekuensi besar, salah satunya adalah harus menunda rencana memiliki anak. Namun, di tengah tekanan ekonomi, justru datang tekanan dari keluarga dan lingkungan yang terus-menerus menanyakan kapan mereka memiliki momongan.
2. Tekanan dari Keluarga dan Lingkungan
Tak hanya dari keluarga, teman-teman di kantor pun turut menyudutkan Adimas dan Adelia. Semua orang seakan ingin ikut campur dalam kehidupan pribadi mereka, membuat keduanya semakin tertekan.
Puncaknya, ketika Adelia mengalami keterlambatan menstruasi, Adimas yang sudah lelah dengan tekanan sosial ini langsung mengumumkan bahwa istrinya hamil, padahal kebenarannya belum jelas. Dari sinilah, berbagai konflik dan kejadian kocak mulai terjadi.
Kelebihan Film Pasutri Gaje
1. Visual dan Editing yang Kreatif
Salah satu hal yang membuat film ini menarik adalah konsep editing-nya. Sutradara Fajar Bustomi sukses menghadirkan nuansa khas webtoon dalam bentuk visual yang dinamis, seperti:
- Adegan imajinasi yang unik dan penuh humor.
- Animasi dan efek khusus yang memperkuat suasana komedi.
- Penggambaran fantasi yang over-the-top, tetapi tetap terasa menyatu dengan jalan cerita.
Kombinasi visual ini tidak hanya menarik, tetapi juga menjadi sumber hiburan tersendiri bagi penonton. Tak jarang, elemen ini memicu tawa spontan di bioskop.
2. Chemistry Kuat antara Reza Rahadian dan BCL
Sebagai pemeran utama, Reza Rahadian dan Bunga Citra Lestari memiliki chemistry yang luar biasa.
- Reza Rahadian kembali membuktikan fleksibilitas aktingnya, dengan membawakan karakter Adimas yang kocak, canggung, tetapi juga penuh cinta terhadap istrinya.
- Bunga Citra Lestari juga tampil memukau sebagai Adelia yang tegas, mandiri, tetapi tetap menghadapi dilema sebagai istri baru.
Dinamika pasangan ini terasa natural dan relatable, membuat penonton ikut tersenyum, tertawa, bahkan ikut emosional saat konflik terjadi.
3. Humor yang Mengena dan Natural
Film ini berhasil menyajikan komedi yang tidak dipaksakan. Banyak adegan kocak yang muncul dari:
- Situasi sehari-hari pasangan suami-istri.
- Kesalahpahaman yang relatable dalam rumah tangga.
- Campur tangan keluarga dan mertua yang bikin geleng-geleng kepala.
Tak hanya lucu, humor dalam film ini juga sangat relate dengan kehidupan pasangan muda zaman sekarang, membuatnya semakin mudah dinikmati.
Kekurangan Film Pasutri Gaje
1. Beberapa Konflik Terlalu Sederhana
Sebagai film bergenre romantis-komedi, konflik yang dihadirkan memang lebih ringan. Namun, ada beberapa masalah yang terasa terlalu cepat diselesaikan, sehingga beberapa momen dramatis kurang memberikan dampak emosional yang mendalam.
Jika dibandingkan dengan versi webtoon, ada beberapa adegan yang terasa kurang dieksplorasi, terutama mengenai perkembangan karakter Adimas dan Adelia sebagai pasangan suami-istri.
2. Karakter Pendukung Kurang Dimaksimalkan
Meskipun film ini memiliki deretan aktor pendukung berbakat, beberapa karakter kurang mendapatkan sorotan yang cukup.
Misalnya, Indro Warkop sebagai ayah Adelia memiliki potensi komedi yang besar, tetapi perannya dalam cerita terasa sedikit kurang maksimal. Begitu juga dengan tokoh teman-teman kantor Adimas dan Adelia, yang seharusnya bisa memberikan lebih banyak dinamika dalam cerita.
Baca juga:Captain America Brave New World, Superhero Juga Butuh Pengakuan
Pesan Moral dalam Film Pasutri Gaje
Selain hiburan, Pasutri Gaje juga membawa beberapa pesan moral yang penting untuk pasangan muda, di antaranya:
- Komunikasi adalah kunci utama dalam pernikahan. Banyak konflik yang terjadi karena pasangan tidak saling terbuka satu sama lain.
- Tekanan sosial tidak boleh mengganggu kebahagiaan rumah tangga. Setiap pasangan memiliki perjalanan sendiri, termasuk dalam urusan memiliki anak.
- Membangun rumah tangga bukan hanya tentang cinta, tetapi juga tanggung jawab bersama.
Dengan pesan-pesan ini, film ini bukan hanya menghibur, tetapi juga bisa menjadi refleksi bagi pasangan muda dalam menjalani kehidupan berumah tangga.
Kesimpulan: Review Film Pasutri Gaje, Lika-liku Rumah Tangga Pasangan Muda
Film Pasutri Gaje menghadirkan kombinasi sempurna antara drama, humor, dan visual menarik yang membuatnya menyenangkan untuk ditonton.
- Cocok untuk pasangan muda yang ingin melihat realita pernikahan dengan sudut pandang yang ringan dan lucu.
- Penggemar webtoon Pasutri Gaje juga akan terhibur karena film ini berhasil mempertahankan nuansa khas dari versi aslinya.
- Bagi pencinta film komedi romantis, film ini menawarkan cerita yang fresh dengan bumbu humor yang pas.
Rating: 8/10
Dengan chemistry aktor utama yang kuat, humor yang mengena, dan visual yang menarik, Pasutri Gaje adalah salah satu film komedi romantis terbaik tahun ini.