Sony kembali memperluas semesta Spider-Man dengan “Madame Web.” Film ini mencoba menghadirkan sesuatu yang berbeda dari film superhero lainnya. Dakota Johnson berperan sebagai tokoh utama dalam film yang mengangkat karakter unik dan mistis dari dunia Marvel. Namun, apakah film ini berhasil memenuhi ekspektasi? Mari kita ulas lebih dalam.
Jalan Cerita “Madame Web”
“Madame Web” berkisah tentang Cassandra Webb (Dakota Johnson), seorang paramedis di New York. Ia mulai mengalami visi masa depan setelah mengalami kejadian traumatis. Seiring waktu, ia menyadari bahwa kemampuannya terkait dengan takdir tiga perempuan muda—Julia Carpenter (Sydney Sweeney), Anya Corazon (Isabela Merced), dan Mattie Franklin (Celeste O’Connor). Mereka memiliki peran penting dalam dunia Spider-Man.

Premisnya menarik, tetapi eksekusi ceritanya kurang matang. Alur yang seharusnya penuh misteri justru terasa lambat di beberapa bagian. Momen aksi yang dinantikan juga kurang dieksplorasi dengan baik. Film ini berusaha membangun mitologi baru, tetapi tidak sepenuhnya berhasil menghubungkannya dengan semesta Spider-Man yang lebih luas.
Baca juga Review Film Lainnya di C21 Premier:
- Review Film “Ipar Adalah Maut”
- Rekomendasi Drakor Tema Balas Dendam
- Mengenal Apa Itu Marvel Cinematic Universe (MCU)
Visual dan Sinematografi yang Standar
Dari segi visual, “Madame Web” cukup menarik. Namun, film ini tidak menawarkan sesuatu yang benar-benar memukau. Beberapa efek visual tampak solid, terutama saat Cassandra mengalami visinya. Sayangnya, beberapa adegan aksi terasa kurang maksimal dalam pembuatan efek CGI.
Sinematografinya sendiri tidak seambisius film-film Marvel lainnya. Beberapa adegan tampak datar dan kurang dinamis. Hal ini mengurangi intensitas yang seharusnya bisa lebih mendalam. Padahal, dengan karakter yang bisa melihat masa depan, ada banyak peluang untuk menghadirkan visual yang lebih inovatif.
Akting Pemeran “Madame Web”
Dakota Johnson biasanya tampil kuat dalam peran dramatis. Namun, di film ini, ia tidak mendapatkan naskah yang mendukung potensinya. Karakternya terasa datar dan kurang berkembang, sehingga sulit bagi penonton untuk benar-benar terhubung dengan Cassandra Webb.
Sydney Sweeney, Isabela Merced, dan Celeste O’Connor tampil cukup menarik. Sayangnya, mereka tidak mendapatkan cukup waktu layar untuk benar-benar bersinar. Bahkan villain dalam film ini terasa kurang menonjol dan tidak memberikan ancaman yang cukup berarti.
Musik dan Atmosfer yang Kurang Berkesan
Musik dalam “Madame Web” tidak terlalu menonjol. Film ini juga tidak memiliki tema khas yang membuatnya mudah diingat. Seharusnya, dengan atmosfer yang lebih gelap dan penuh misteri, skor musik yang lebih kuat bisa membuat pengalaman menonton lebih imersif.
Kesimpulan: Film yang Kurang Memenuhi Potensinya
“Madame Web” memiliki banyak potensi untuk menjadi film superhero yang unik. Sayangnya, kelemahan dalam penulisan cerita, karakter yang kurang berkembang, serta minimnya adegan aksi yang mengesankan membuat film ini terasa mengecewakan.
Bagi yang menyukai karakter dari komik dan ingin melihat sesuatu yang berbeda dari semesta Spider-Man, film ini tetap bisa dinikmati. Namun, bagi yang mencari aksi dan cerita yang lebih kuat, film ini mungkin bukan pilihan terbaik.
Rating: 6/10